RELASI MAKNA KONSEPTUAL DALAM
MEDAN MAKNA VERBA AKTIVITAS TANGAN BAHASA JAWA DI KECAMATAN BOJA KABUPATEN KENDAL
(C'onceptual Meaning Relation in Semantic field of Javanese Verbs ofHand Activity in Boja Kendal)
Oleh/By:
Tri Wahyuni
Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah
Jalan Elang Raya No. 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang Telepon 024-76744357, 70769945; Faksimile 024-7674358, 70799945
Posel: twahyuni99@gmail.com
•) DitCrima: l Maret2013, Disetujui: 11 Maret 2013
Kajian dalam penelitian ini
ABSTRAK
mcmiliki tujuan untuk menggambarkan relasi makna yang
didasarkan pada makna konseptual dalam medan makna pada verba aktivitas tangan dalam bahasa Jawa. Adabeberapa komponen makna generik pada verba aktivitas tangan, tetapi penulis membatasi pada komponen makna verba aktivitas tangan dengan spesifikasi menyakiti/melukai objek. Metode deskriptif digunakan dalam kajian int dengan melakukan pengambilan data di Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal. Setelah tnengamati dengan menggunakan analisis oiakna konseptual, ditemiikan 71 leksem yang memiliki konsep dasar verba aktivitas tangan dengan menyakiti objek. Dari ke-71 leksem yang ditemukan itu, dapat dibagi menjadi (1) menyakiti
dengan nienggunakan alat, seperti mbalang, nggebug, menthung, mlinlheng dl1. (2) menyakiti tanpa menggunakan alat, SGperii ngeplak, njenggung, njiwil, njamba( dll. Hasil peneliüan int diharapkan dapat menyumban dgta untuk penyusunan kamus berbahasfi Jawa.
Kata kunci: medan makna, verba aktivitas tangan dengan menyakiti objek, makna konseptual.
ABSTRACT
The study in this research is aimed to describe the meaning relafion based on the conceptual megyiyg of semantic field lied on the verbs of hand activity in Javanese language. There are several of generic meaning component on verbs of hand activity, but the writer scope on the meaning component by huTiiTtg the object. This ytudy itring the descriptive method and taking the data at Boja, Kendal. After observing by conceptual meaning analysis, founded 71 words which have a basic component on the verbs of hand activity by hurting the object. From the 7I words were found, can be divided into (1) hurting with the tool, like mbalang, nggebug, menthung, mlintheng, etc. (2) hurting without the tool, like ngeplak, njenggung, njiwit, njambak, etc. The result of this research is expected to contribute in making a Javanese dictionary, Keyn›ords. semantic field. Verbs of hand activity by hurting the object, conceptual meaning.
1. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak suku bangsa. Setiap suku bangsa memiliki keragaman ba- hasa dan budaya. Bahasa suku bangsa
tersebut lazim disebut bahasa daerah. Bahasa daerah yang ada di Indonesia dan jumlahnya ratusan itu m•nıpJ
dari bııdaya bangsa Indonesia. Sebagian bahasa daerah itu ada yang sudah punk karena penuturnya sudah meningg
Comments
Post a Comment