Ingat Mati adalah Mutlak

 

Barangkali detik ini adalah puncak kontemplasiku. Di saat diri sudah merasa tak memiliki beban, kecuali utang yang belum kunjung terlunaskan. Namun, harus kusadari, aku masih terus belajar dan belajar karena memang itulah kewajiban muslim yang sesungguhnya, hingga jatah rezeki sudah dinyatakan habis oleh Alla Azza Wa jalla. 

Keputusan besarku di awal 2022 ini untuk beralih ke BRIN adalah titik tolak pembelajaran yang sesungguhnya. Memasuki usia 40 tahun mestinya aku mulai kembali ke titik 0, kembali pada pemahaman bahwa tak ada yang lebih bermanfaat dalam hidupku kecuali beribadah sebaik-baiknya. Ingat, dunia hanyalah persinggahan. Segala bentuk congkrah yang tak perlu harus semaksimal mungkin aku enyahkan. Sudah tidak ada waktu lagi untuk berleha-leha dan mengejar kenikmatan dunia yang hanya tipuan belaka, kamuflase, fatamorgana.

Bismillah. Live begin at Forty adalah nyata. Senyatanya aku harus mulai "hidup" untuk bekal matiku. Wallahu a'lamubisshawwab

Meteseh, 26 Agustus 2022

Comments

Popular posts from this blog